SEKILAS INFO
07-05-2021
  • 1 minggu yang lalu / Ujian pemetaan mutu (kelas VI) tanggal 26-28 April 2021
  • 1 bulan yang lalu / PPDB ONLINE Tahun Pelajaran 2021-2022 SD MARSUDIRINI ST. YOSEPH MUNTILAN Telah Dibuka
6
Apr 2021
0
Resensi Buku : Komik TEN TEN SERIES Yes Jadi Teen Pe-De No Jadi Teen Gak Pe-De

Judul Buku: Komik TEN TEN SERIES Yes Jadi Teen Pe-De No Jadi Teen Gak Pe-De

Penulis​​: Glsongi alih bahasa Utami Ariesta

Penerbit: PT Elex Media Komputindo

Terbit Tahun: 2011

ISBN​​: 9786020016153

Tebal Buku: 199 halaman

Nury adalah seorang gadis yang belum memiliki cita-cita, temannya semua memiliki cita-cita. Dia sangat kecewa dengan dirinya sendiri. Dia selalu berpikir bahwa dirinya jelek, tidak pintar dan tidak memiliki kelebihan. Pada suatu hari ayah dan ibunya pergi menjemput seseorang. Di rumah Nury makan dan langsung tidur, padahal dia tahu kalau setelah makan kemudian tidur akan membuatnya gemuk. Rumah yang berantakan pun dia tidak peduli.

Saat Nury bangun pagi, Ia dikagetkan oleh kehadiran seseorang. Ternyata dia adalah Andy, anak dari teman ibunya yang tinggal di Kanada. Tentu saja Nury merasa keberatan, karena tanpa diskusi ibunya mengambil keputusan memperbolehkan seseorang tinggal serumah dengan mereka. Ibunya meyakinkan Nury kalau Andy hanya sementara tinggal di rumah mereka karena tidak punya saudara di kota tempat mereka tinggal.

Andy adalah seorang anak yang selalu bersemangat dan ceria, sayang hal ini membuat Nury tidak suka. Dia merasa kalau Andy narsis. Namun demikian Andy tidak menanggapi rasa tidak suka Nury. Lebih mengagetkan lagi bagi Nury, ternyata Andy satu sekolah dengan Nury. Andy memiliki cita-cita menjadi seorang penyanyi dan hobinya membaca. Dengan membaca Andy menjadi anak yang bersemangat, mudah bergaul dan keren. Nury membeli buku dan mencoba membaca buku. Nury merasa wawasannya lebih luas dan pikirannya terbuka.

Pada suatu hari Andy terlambat masuk kelas dan diberi hukuman menyanyi, namun dia memilih untuk menari. Andy menunjuk Nury menemaninya dengan bernyanyi. Nury tidak dapat menolak karena semua teman mendukungnya untuk menyanyi. Tarian Andy sangat bagus dan  ternyata Nury juga memiliki suara yang sangat jernih serta bagus. Pujian teman-teman Nury dan Andy membuat Nury bersemangat. Les pelajaran yang biasanya diikuti hanya karena patuh kepada ibunya kini diikuti dengan bersemangat. Mengetahui Nury bersuara bagus, Andy mengajak Nury dan teman-teman melihat pertunjukan musikal. Pemainnya menari sambil bernyanyi. Nury terpesona dan menjadi sangat bersemangat sejak menonton pertunjukan itu.

Nuri mengungkapkan segala perasaannya ke dalam buku harian. Dia juga mulai memadu padankan pakaian sesuai dengan seleranya. Tidak harus pakaian yang dipakai baru, bisa dikombinasikan dengan pakaian yang sudah dimiliki, trik ini membuat lebih hemat. Dia merasa puas menjadi dirinya yang dia inginkan. Dia juga mulai tertata untuk belajar, seperti Andy yang sepertinya jago di semua bidang. Tak lupa Nury juga rajin menabung uang sisa jajannya.

Drama musikal di sekolah Nury hampir dilaksanakan. Sekolah mengadakan seleksi, dan ternyata Nury, Lee Yonji, Kim Soyun, Dewi dan Dain yang terpilih. Mereka harus berlatih terus setelah pulang sekolah. Kakak pembina sering menyuruh hal-hal yang lain untuk dilakukan sebelum latihan. Nury merasa capek. Nury heran teman-temannya tidak capek, ternyata mereka rajin berolah raga pagi. Mereka mengajak Nury oleh raga pagi bersama. Bangun pagi memang susah, tetapi begitu sudah bangun dan menghirup udara segar, badan menjadi terasa enak dan bersemangat. Nury juga menanam bunga. Dia merawat dengan penuh cinta dan perhatian. Kelak jika tanamannya berbunga, dia akan memberikan kepada seseorang yang spesial yaitu Dwison.

Setiap orang memiliki orang-orang yang dikagumi. Mereka menjadi teladan hidup. Demikian juga dengan Nury dan Andy. Pada suatu hari, Nury sakit. Dia berpikir karena dia sakit, pasti Mama tidak akan bekerja. Ternyata dia salah. Mama tetap bekerja dan menyuruh orang lain membantunya menjaga Nury. Nury sangat kesal dan tertidur. Saat bangun pagi, Nury melihat mamanya tertidur di sampingnya tanpa mengganti baju kerja. Nury tahu kalau ternyata Mama sangat menyayanginya. Nury meminta maaf dan menangis bahagia. Dia sangat mencintai dan mengagumi Mamanya. Di dunia ini, Mama adalah idolanya.

Pada suatu hari, tanaman bunga yang ditanam Nury berbunga. Dia segera mengambil tanaman dan membungkus bantal yang dibuatnya untuk hadiah Dwison. Pada saat bersamaan Papanya pulang dan memberitahukan kalau Andy sakit dan di rumah sakit. Ternyata Andy cedera di pergelangan kakinya. Terjadi salah paham, hadiah yang akan diberikan untuk Dwison diambil oleh Andy. Pada awalnya Nury merasa kesal tapi melihat Andy terbantu dengan bantalnya, akhirnya dia membiarkan hadiah itu dipakai oleh Andy. Dain yang menyukai Andy merasa dikhianati oleh Nury ketika melihat bantal yang dipakai oleh Andy. Nury membuatkan kue untuk Dain untuk mengakhiri kesalah pahaman ini. Dain dan Nury akhirnya bisa menyelesaikan masalah dengan bijaksana.

Dewi teman Nury seakan menjauh. Ketika diajak bermain dia tidak mau, dan justru pergi dengan Andy.  Ternyata Dewi akan pindah ke Kanada. Dia mendekati Andy untuk bertanya hal-hal yang berhubungan dengan Kanada. Dewi sangat khawatir jadi dia berkonsultasi kepada Andy. Dain, Nury dan Dewi naik gunung dan mengubur surat persahabatan di sana sebagai kenangan seumur hidup.

Peran dalam drama musikal sudah dibagikan. Nury menjadi kurcaci dan Dain menjadi tupai. Peran sebagai seorang putri pasti keren, tapi Nury bersyukur apapun peran yang diberikan guru. Nury dipilih menjadi kurcaci karena dia bisa bermain flute. Nury ingin membeli flute dan uang tabungannya tidak cukup. Ayah menambah uangnya sehingga Nury bisa membeli flute. Nury belajar meniup flute dengan tekun, kadang dia belajar dengan sepupunya yang lebih mahir.

Pertunjukan drama musikal yang dimainkan oleh Nury dan teman-temannya berhasil. Nury bersama dengan teman-temannya kemudian membuat grup untuk menampung bakat mereka agar suatu saat bisa tampil untuk menghibur orang lain. Masa depan yang cerah harus direncanakan, buatlah profil yang keren tentang dirimu.

Kelebihan Buku :

Buku ini dikemas dengan sangat menarik. Sampul dan gambar di dalam buku berwarna. Di setiap akhir cerita ditambah dengan tips untuk menjadi pribadi yang percaya diri secara detail. Sangat membantu anak-anak untuk bersemangat dan berkembang setahap-demi setahap serta mudah dipahami.

Kekurangan Buku :

Hampir tidak ada kekurangan dalam buku ini, hanya kadang ceritanya meloncat sesuai keinginan penulis, sehingga kadang cerita kurang berhubungan dengan cerita awal. Cerita  terkesan seperti terburu-buru dan dipaksakan alurnya.

Pendapat Penulis :

Buku ini dimaksudkan untuk membuat anak-anak pintar yang berpikiran positif. Hal yang terpenting dalam kehidupan ini adalah kepercayaan diri dengan cara berpikir positif dan meyakini bahwa “aku bisa melakukannya”, bukan dengan cara berpikir negatif “aku tidak bisa”. Jika memiliki pikirannegatif terus menerus, maka anak-anak benar-benar akan bodoh dan memandang masa depan dengan suram.

Hal yang dapat dipetik dari buku ini:

Setiap anak adalah pintar dan pasti memiliki talenta atau bakat. Teruslah pupuk kepercayaan diri dengan terus mengembangkan sikap-sikap positif.

 

Oleh Lucia Wiwik

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Alamat

SD MARSUDIRINI ST YOSEPH MUNTILAN

Jalan Kartini no 14-16 Muntilan, Magelang 56411

Tlp : (0293) 585229

Email : sdstyosephmtl@gmail.com

Pengumuman

Semarak Hari Kartini

Perayaan Paskah SD Marsudirini St. Yoseph

Webinar Parenting