Info sekolah
Rabu, 07 Okt 2026
  • SD MARSUDIRINI ST YOSEPH "Semangat dan sukses"
29 Maret 2023

Menjaring Cara untuk Mendidik Penerus Negeri Bersama IRCOS dan Menteri Nadiem

Rabu, 29 Maret 2023 Kategori : Berita Sekolah / Blog / You Tube

Krisis ekonomi yang melanda Negara Indonesia menyebabkan masyarakat mengalami  penurunan kesejahteraan. Banyaknya karyawan yang dirumahkan membuat pemasukan keluarga goncang. Hal ini berimbas pada kesehatan bahkan pendidikan anak-anak yang akhirnya berpengaruh juga pada pendidikan nasional.  Keadaan ini menumbuhkan keprihatinan para aktivis dalam membaca realitas masyarakat yang semakin terpinggirkan sehingga lahirlah IRCOS.  Musyawarah dan mufakat guna menjalin kesepakatan agar dapat mendampingi masyarakat dilakukan. Pada tanggal 7 Juli 1998, terjalin kesepakatan untuk mendirikan sebuah institusi yang bergerak pada penelitian, pengkajian, dan pemberdayaan masyarakat. Pada tanggal 8 September 1999, organisasi ini dikukuhkan dalam Akta Notaris Adlia Ghanie, SH. No. 4, dalam bentuk Yayasan IRCOS dengan Ketua Yayasan, Drs. Nur Syamsudin, MA.

Sasaran Institute for Research and Community Development Studies, yang disingkat IRCOS adalah organisasi swadaya masyarakat, non pemerintah dan non profit yang fokus pada bidang penelitian, kajian, dan pengembangan masyarakat, untuk menghasilkan pemikiran yang konstruktif, inovatif, independen, dan bertanggung jawab dalam bidang pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.

Kesadaran pentingnya  berkolaborasi antara organisasi dengan pemerintah demi peningkatan pendidikan Indonesia yang lebih maju akhirnya IRCOS mendaftar dalam komunitas penggerak. Dengan demikian IRCOS memiliki peluang untuk berpartisipasi dalam program organisasi penggerak yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Komunitas Penggerak merupakan wujud komitmen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang  berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan untuk mewujudkan pendidikan terbaik bagi seluruh siswa Indonesia. Program Organisasi Penggerak mendorong hadirnya sekolah penggerak yang berkelanjutan dengan melibatkan peran serta organisasi. Adapun tujuan utama dari Program Organisasi penggerak untuk meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan dengan melibatkan peran serta ormas bidang pendidikan yang dibuktikan dengan peningkatan hasil belajar peserta didik. Organisasi Penggerak hadir sebagai langkah lompatan dan perwujudan inovasi pembelajaran untuk menghadapi tantangan dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik yang fokus pada peningkatan literasi, numerasi dan penguatan pendidikan karakter.

Program  IRCOS mengembangkan Sekolah Secara menyeluruh meliputi (MBS, Pembelajaran Aktif & Literasi – Numerasi). Ide dasar metode yang ditawarkan oleh IRCOS melihat kenyataan bahwa Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) merupakan kegiatan yang pada hakikatnya bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di sekolah/madrasah dalam rangka peningkatan mutu pendidikan. Secara khusus, pelatihan PKB dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru agar  mencapai standar kompetensi yang ditetapkan dalam peraturan perundangan yang berlaku, memutakhirkan kompetensi guru untuk memenuhi kebutuhan guru dalam perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni untuk memfasilitasi proses pembelajaran peserta didik, dan meningkatkan komitmen guru dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai tenaga profesional. Sedangkan Pembelajaran Aktif bertujuan untuk membantu pemahaman guru terhadap pentingnya keaktifan peserta didik dalam pembelajaran. Selain itu, untuk memberikan teknik pengelolaan kelas yang membuka peluang bagi peserta didik untuk aktif belajar dan memberikan pengalaman dalam melaksanakan model pembelajaran yang dapat mengaktifkan peserta didik.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Nadiem Anwar Makariem mengungkapkan bahwa Program Organisasi Penggerak (POP) adalah bentuk inisiasi agar kementerian dapat belajar dari masyarakat penggerak pendidikan. Sejak awal, program ini ditujukan untuk bermitra dengan penggerak pendidikan dan menemukan inovasi-inovasi yang bisa dipelajari lalu diterapkan dalam skala nasional. “Hanya satu misi program kami, mencari jurus dan pola terbaik untuk mendidik penerus negeri ini,” kata Mendikbud Nadiem di Jakarta, Senin (27/7/2020). Lebih lanjut Mendikbud menyatakan, “tanpa dukungan dan partisipasi semua pihak, mimpi kita bersama untuk menciptakan pendidikan berkualitas untuk penerus bangsa akan sulit tercapai. Kami di Kemendikbud siap mendengar, siap belajar”.

SD Marsudirini St. Yoseph Muntilan terpilih sebagai sekolah penggerak telah melaksanakan Lesson Study beberapa kali bersama IRCOS beberapa waktu lalu dan telah diterpkan dalam pembelajarannya, kini pada Hari : Jumat, 10 Maret 2023 pukul  07:30 s.d 15:30 WIB menjadi SD Pengimbas bersama Pengawas Sekolah Dasar dan  Sekolah Dasar Negeri (SDN) MUNTILAN sebagai partner mengimbas pada beberapa Sekolah Dasar, yaitu:  Sekolah Dasar Negeri (SDN) GONDOSULI 1,  Sekolah Dasar Negeri (SDN) GONDOSULI 2,  Sekolah Dasar Negeri (SDN) MENAYU 1,  Sekolah Dasar Negeri (SDN) SEDAYU 1, Sekolah Dasar Negeri (SDN) SEDAYU 2, Sekolah Dasar Negeri (SDN) SEDAYU 4. Fasilitator Daerah POP Kecamatan MUNTILAN. Adapun Materinya adalah  “Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) bagi Kepala Sekolah dan Praktik Pembelajaran Literasi/Numerasi Kelas 1, 2 dan 3, Serta Bahasa Indonesia, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Alam Kelas 4, 5 dan 6”. Setiap sekolah mengutus 7 anggota untuk kegiatan ini.

Kesibukan di SD Marsudirini St. Yoseph telah berlangsung sejak Hari Rabu. Berbagai hal disiapkan, mulai dari kebersihan, administrasi, petugas among tamu, sampai dengan penataan ruang di Aula Asrama Marsudirini serta kelengkapan yang lain. Ruang ditata berkelompok, ada kelompok kepala Sekolah, kelompok kelas 1, Kelompok kelas II dan kelompok kelas III yang merupakan kelompok literasi/numerasi dan Kelompok kelas IV, Kelompok kelas V dan kelompok kelas VI yang terfokus pada bidang IPA, Bahasa Indonesia dan Matematika.

Suasana pagi yang cerah menambah semangat kami warga SD Marsudirini Santo Yoseph untuk menyambut acara Lesson Study dan Diseminasi Kegiatan Pembelajaran MIKiR POP IRCOS. Peserta yang mengikuti mulai berdatangan. Bapak ibu guru dan kepala sekolah serta Pak Indra bersama kawan-kawan dari IRCOS begitu ceria. Setelah mereka melaksanakan absensi dan menempatkan diri, acara pun dimulai. Pembukaan pengarahan oleh kepala sekolah, dilaksanakan oleh Ibu Th. Ari Kundari  dengan baik dan lancar.

Semua peserta melaksanakan kegiatan dengan tekun dan penuh perhatian. Dari SD Marsudirini St. Yoseph membagikan apa yang telah dilaksanakan dalam pembelajaran dengan metode yang diterapkan oleh POP IRCOS yaitu pembelajaran MIKiR. Semua anak diajak untuk Mengamati mengalami, berinteraksi, berkomunikasi dan melakukan refleksi. Dalam acara kunjungan kelas, para peserta imbas dapat belajar dari para guru SD Marsudirini St. Yoseph dalam melaksanakan pembelajaran. Pak Heri dengan pelajaran IPA tentang Tata Surya, Bu Rani dengan pembelajaran Matematika tentang Ketrampilan Kubus dan Balok, Bu Arma dengan pembelajaran Graphic Organizer tentang peta pikiranyang mengajak siswa mengemukakan informasi penting dari teks non fiksi, Bu Bu Nina dengan materi Numerasi penjumlahan, Bu Ning dengan Literasi mendongeng dan di kelas 1 Bu Eri memberikan materi numerasi penjumlahan. Semua siswa dengan tertib dan lancar mengikuti kegiatan ini.

Secara keseluruhan acara berlangsung dengan baik. Semua peserta dapat saling belajar bersama. Guru-guru yang bertugas dapat melaksanakan kegiatan tanpa halangan berarti dan peserta imbas pun dapat belajar dengan baik. Ibu Siti Nuraini selaku pengawas yang membimbing dan mengarahkan seluruh SD dalam lingkup kerjanya menyampaikan rasa bangga dan mendukung SD Marsudirini St. Yoseph yang terus melakukan perbaikan-perbaikan. Pak Indra dan kawan-kawan pun puas dengan apa yang telah dilaksanakan di SD Marsudirini St. Yoseph Muntilan. Mari belajar bersama agar Indonesia semakin Jaya. Untuk lebih lengkapnya silahkan kunjungi Youtube kami SD Marsudirini St. Yoseph. (WIWIK)

Sumber :

  1. Internet tulisan dari pengelola web kemendikbud
  2. Berbagai info dengan pengolahan pribadi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Komentar

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Alamat

SD MARSUDIRINI ST YOSEPH MUNTILAN

Jalan Kartini no 14-16 Muntilan, Magelang 56411

Tlp : (0293) 585229

Email : sdstyosephmtl@gmail.com

Pengumuman

Diterbitkan :
Misa Perayaan Pelindung SD Marsudirini St. Yoseph
Mari ikut memeriahkan perayaan misa pelindung SD Marsudirini St. YosephSabtu, 19 Maret 2022
Diterbitkan :
Lomba Literasi Bulan Bahasa dan Sastra
Diterbitkan :
Seleksi Kompetensi Sains Nasional Jenjang Sekolah Dasar