Masa pandemi merupakan saat-saat yang sulit bagi kita semua, terlebih untuk anak sekolah. Namun demikian, sesulit apapun keadaan seiring dengan waktu yang terus merangkak, persiapan pelaksanaan ujian kelulusan terus dilakukan. Mulai dengan Ujian-Ujian percobaandari dinas tingkat kecamatan, rayon, kabupaten, hingga ujian praktek di tahun ini sudah dilaksanakan sejak Bulan Januari 2021.
Materi ujian yang terus diberikan menggunakan berbagai media diharapkan dapat memaksimalkan pendampingan kepada siswa kelas VI, sehingga siswa menjadi percaya diri dalam ujian dan merasa tidak perlu lagi untuk melakukan kecurangan. Siswa yang kesulitan menerima materi pun difasilitasi sebaik-baiknya. Entah datang ke sekolah dengan prokes ketat ataupun dikunjungi di rumah mereka.
Di samping nilai tanggung jawab dan kedisiplinan, hal yang sangat ditekankan dalam pelaksanaan ujian adalah nilai kejujuran. Karakter kejujuran diharapkan dapat terus terbangun dalam pribadi siswa-siswi SD Marsudirini St Yoseph Muntilan. Dimanapun, kapanpun, dengan siapapun, nilai kejujuran harus dijunjung tinggi karena dari situlah kita mendapatkan kepercayaan. Secerdas, sekuat, secemerlang apapun seseorang, tanpa adanya kejujuran semua itu tidak ada artinya.
Dalam setiap pelaksaan ujian, siswa harus on kamera dan hp untuk keperluan pengawasan. Hal ini tentu bukanlah masalah, karena siswa-siswi SD Marsudirini St Yoseph sudah senantiasa berlatih dan belajar. Kendala yang ditemukan saat siswa tidak kelihatan on yang disebabkan oleh terganggunya sinyal. Pak Heri dan Bu Rani selaku wali kelas pasti akan memanggil siswa yang terlepas dari jaringan. Ini adalah bentuk perhatian dan kasih mereka kepada siswa.
Nah…. itulah sekelumit tentang siswa-siswi SD Marsudirini St Yoseph Muntilan. Mari kita secara terus menerus melatih Kejujuran dalam diri kita masing-masing, karena kejujuran itu keren. Dan yang pasti, ingatlah! ada Sang Maha Tahu yang selalu melihat apapun yang kita lakukan.
Tinggalkan Komentar