Info sekolah
Rabu, 07 Okt 2026
  • SD MARSUDIRINI ST YOSEPH "Semangat dan sukses"
2 Februari 2024

Pribadi Tangguh Pribadi yang Mandiri

Jumat, 2 Februari 2024 Kategori : Berita Sekolah / Blog / Ekstrakurikuler

Kemandirian adalah salah satu karakter  yang harus dipupuk sejak dini agar seorang individu dapat menjadi pribadi yang tangguh.  Seseorang yang memiliki sikap mandiri memungkinnya bertindak bebas yang bertanggung jawab dalam melakukan suatu hal dengan inisiatif sendiri untuk kebutuhannya tanpa bantuan orang lain. Seorang yang mandiri mampu berpikir dan bertindak kreatif, memiliki percaya diri dan akhirnya menjadi puas atas usahanya.

SD Marsudirini St. Yoseph dalam rangka mendukung peserta didik memperoleh kemandirian mengadakan kegiatan  berkemah. Kegiatan kemah atau disebut Perjusa (Perkemahan Jumat Sabtu) untuk kelas 5 dan 6 dan Persari (Perkemahan Sehari)  untuk kelas 3 dan 4 di Bhumi Atshanti  Borobudur. Kebetulan pemilik dari Bhumi Atshanti, Bu Gita,  merupakan  alumni SD Marsudirini, jadi kami sangat terdukung dalam kegiatan ini.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, pada Hari Rabu tanggal 8 November 2023 peserta perkemahan Perjusa melaksanakan persiapan perlengkapan yang harus dibawa untuk berkemah bersama pembina sekaligus guru kelas mereka. Selanjutnya pada tanggal 9 November 2023 sebagian para pembina bersama Pak Tiyok dan Mas Rama menuju ke Borobudur untuk  membawa perlengkapan perkemahan seperti patok, palu, tenda. Mereka juga mulai mengatur letak tenda, panggung pentas,  menentukan posisi-posisi untuk menguji kecakapan peserta perkemahan, menembusi warga untuk keperluan MCK, dan lain sebagainya.

Pada tanggal 10 November 2023, pukul 10.00 WIB peserta didik menuju bumi perkemahan. Siang terasa panas menyengat, namun peserta perkemahan kelas 5 dan 6 nampak antusias di halaman sekolah. Ada tujuh angkot berjejer di halaman sekolah siap mengantar mereka menuju perkemahan. Rombongan mengular menuju Borobudur diiringi teriakan kegembiraan peserta kemah. Setelah sekitar 30 menit perjalanan, sampailah rombongan di bumi perkemahan. Peserta kemah disambut oleh pembina yang telah siap. Setelah menurunkan bawaan, beristirahat sejenak sambil makan kemudian dilaksanakan briefing dan pendirian tenda dengan didampingi oleh dewan penggalang dari SMP Marganingsih dan pembina dari SD Marsudirini St. Yoseph.

Pendirian kemah berjalan dengan lancar. Peserta perkemahan begitu antusias melaksanakan kegiatan ini. Acara kemah dibuka dengan apel yang dipimpin oleh Suster Gerda OSF.  Suster Gerda berpesan agar seluruh peserta perkemahan menjaga sikap, mengembangkan sikap mandiri dan  saling bekerjasama. Walaupun mungkin perkemahan ini merupakan perkemahan perdana mereka, namun semua peserta perkemahan sangat menikmati kegiatan ini. Kegiatan jurit malam dilaksanakan di persawahan. Setelah melewati kebun dengan penerangan yang minim, peserta kemah melewati pematang sawah menuju pos tugas. Hal ini pastilah merupakan sebuah tantangan  karena harus mengalahkan rasa takut dan kerjasama untuk menyelesaikan tugas dari pembina. Ada pos baris berbaris, pos KIM, pos tali temali, pos sandi kotak, dan yang terakhir dengan mata tertutup(kecuali ketua regu) mereka berjalan menuju api unggun yang telah dipersiapkan. Api unggun merupakan kegiatan puncak dalam perkemahan ini. Semua peserta perkemahan unjuk kebolehan dalam kegiatan api unggun  ini. Kebanyakan dari regu dalam kemah ini menampilkan drama dan menyanyi.

Pagi nan c erah, nampak berjejer  delapan angkot di halaman SD Marsudirini St. Yoseph. Lalu lalang anggota pramuka dan beberapa pembina di pelataran sekolah sudah nampak sejak pukul  6.30WIB. Mereka adalah anggota perkemahan di Bhumi Atsanti Borobudur kelas 5 dan 6 yang sedianya menjemput anggota perkemahan sehari yaitu peserta didik kelas III dan IV. Setelah semua siap, rombongan bergerak menuju perkemahan Bhumi Atsanti Borobudur. Perjalanan berlangsung dengan baik dan lancar.

Sampai di Perkemahan, anggota pramuka siaga segera disambut oleh beberapa pembina dan langsung bergabung bersama anggota pramuka penggalang yang sedang sarapan. Apel pagi untuk membuka persari dipimpin oleh Suster Gerda berlangsung dengan khidmat. Setelah doa bersama, acara dilanjutkan dengan kebersamaan yang dipandu oleh Kak Nina dan didampingi oleh seluruh pembina. Dalam kebersamaan ini dimainkan beberapa games diantaranya menusuk balon. Semuanya bermain dengan riang.

Puncak acara di hari ke-2  perkemahan ini adalah kegiatan memasak. Peserta perkemahan siaga membuat es buah, sementara peserta perkemahan penggalang memasak sup dan lauk. Semua bekerjasama dengan baik. Ada yang mengupas buah dan sayuran, membuat kuah, membuat bumbu, mengambil air, dan masih banyak yang lainnya. Menurut dewan juri, yaitu Bunda Ari, Bunda Dewanti dan Suster, secara umum rasa masakan mereka enak, hanya perlu belajar cara mengupas dan memotong buah atau sayuran sesuai bentuk dan ukuran sayuran atau buahnya.

Tulisan Lainnya

Oleh : SD Marsudirini

Kecil-Kecil Belajar Berwirausaha

Oleh : SD Marsudirini

“QUALITY TIME” BERSAMA KELUARGA

Oleh : SD Marsudirini

Gerakan Menanam 90 Pohon

Tidak ada komentar

Tinggalkan Komentar

 

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Alamat

SD MARSUDIRINI ST YOSEPH MUNTILAN

Jalan Kartini no 14-16 Muntilan, Magelang 56411

Tlp : (0293) 585229

Email : sdstyosephmtl@gmail.com

Pengumuman

Diterbitkan :
Misa Perayaan Pelindung SD Marsudirini St. Yoseph
Mari ikut memeriahkan perayaan misa pelindung SD Marsudirini St. YosephSabtu, 19 Maret 2022
Diterbitkan :
Lomba Literasi Bulan Bahasa dan Sastra
Diterbitkan :
Seleksi Kompetensi Sains Nasional Jenjang Sekolah Dasar