Pagi yang sejuk, mentari mulai menyembul dari peraduan menyapa alam. Semua mulai beraktivitas penuh semangat, demikian juga kami, SD Marsudirini St. Yoseph. Hari ini, 1 Agustus 2024 adalah hari yang istimewa. Kami merayakan ulang tahun yang ke-90, usia yang dipandang sudah lebih dari cukup mengenyam asam garamnya dunia pendidikan. Sebagai ungkapan syukur kami menggelar Misa Kudus. Misa Kudus merupakan puncak syukur dari terlaksananya rangkaian kegiatan yang kami lakukan di sepanjang tahun dengan baik dan lancar.






Koor dari siswa SD Marsudirini St. Yoseph dalam asuhan Pak Wahyu dan Bu Nina mengalun dengan merdu membuka Ekaristi. Ada tiga romo yang menghunjukkan misa kali ini. Beliau bertiga adalah Romo Vikep(Romo Dodit), Romo Danang(Pastor Paroki St. Antonius Padua Muntilan) dan Romo Nugroho(Romo Alumni). Bacaan pertama dari Kitab Yeremia yang menyatakan bahwa Tuhan itu Maha Penyayang yang tidak membuang umatnya sekalipun rusak namun mengubahnya menjadi baru sesuai kehendakNya. Bacaan Injil dari Mateus menyatakan siapa Yesus, dan kita diajak untuk percaya kepadaNya. Selain diikuti oleh warga Marsudirini sekompleks Muntilan, Misa Kudus diikuti oleh para pensiunan, para alumni, para kepala sekolah rekanan, bahkan oleh Suster Yayasan Pusat walaupun mewakilkan.




Misa Kudus berjalan dengan baik dan lancar. Dalam Homilinya Romo Nugroho bercerita bagaimana Beliau bersekolah di SD Marsudirini. Setelah misa, acara dilanjutkan dengan ramah tamah bagi para tamu undangan sedangkan para siswa langsung menyerbu stan di kelas mereka. Hidangan merupakan lima roti dua ikan yang berasal dari alumni, para siswa dan sekolah melimpah mencukupi semuanya.


Secara terpisah saat disapa Romo Dodit memberikan tiga pesan yang harus diingat dan ditingkatkan demi kemajuan sekolah. Tiga hal itu adalah: kualitas sekolah harus diperhatikan dengan sungguh, kreativitas dalam cara pengajaran hendaknya dimaksimalkan supaya para murid belajar penuh sukacita dan sinergi serta komunikasi dengan alumni hendaknya dibangun terus.




Hari yang ditunggu tibalah, tanggal 30 Agustus 2024 dilaksanakan jalan santai dengan peserta umum. Hadir dalam kegiatan ini masyarakat sekitar dan seluruh warga Marsudirini kompleks Muntilan mulai dari TK sampai dengan SMA. Kegiatan ini menjadi lebih istimewa karena dihadiri Bapak dan Ibu Lurah Kecamatan Muntilan yang bahkan membersamai kegiatan jalan santai. Setelah kegiatan jalan santai, dilanjutkan pembagian hadiah. Banyak hadiah telah disediakan, seperti kompor gas, setrika, penanak nasi listrik, sepeda, dan masih banyak yang lainnya. Sambil mendengarkan pengumuman, para peserta jalan santai dapat menikmati jajanan yang digerlar oleh beberapa stan. Ada stan minuman, gorengan, bakso, kopi, salad, dan masih banyak yang lainnya.











Pensi yang merupakan penutup rangkaian kegiatan HUT SD Marsudirini St. Yoseph Muntilan yang ke-90 menampilkan seluruh siswa dengan berbagai ketrampilan mereka berdasarkan bakat minat. Ada yang menari, menyanyi, robotik, dance, dan lain sebagainya. Semua tampilan peserta didik diramu menjadi satu tampilan drama berbalut budaya yang bercerita tentang awal mula berdirinya sekolah dengan segala suka dukanya sampai tetap eksis sampai sekarang. Dalam acara hari ini, hadirlah ibu pengawas UPT Kecamatan Muntilan, yaitu Ibu Siti Nurani yang membersamai kegiatan sampai usai. Gunungan buku menjadi penutup acara HUT yang juga diliput oleh koran Harian Suara Merdeka dan diliput oleh TVRI Jogja ini. Jika masih penasaran, silahkan datang di Youtube kami SD Marsudirini St. Yoseph. Jayalah SD Marsudirini St. Yoseph Muntilan, tetaplah menjadi pelita bagi sekitar sehingga keberadaannya bermanfaat bagi sesama, amin. Cayo!


Tinggalkan Komentar