Ada yang istimewa di SD Marsudirini St Joseph Muntilan hari ini. Sejak pagi sudah terparkir mobil berwarna oranye dengan tulisan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) dari Kabupaten Magelang. Ada apay a?

Ternyata hari ini Kamis 17 Juli 2025 sekolah mengadakan simulasi penanggulangan gempa untuk siswa-siswi dari kelas 1-6. Pertama para guru karyawan dikumpulkan terlebih dahulu untuk menerima pengarahan dari petugas BPBD yang berjumlah delapan orang. Dalam briefing singkat dipaparkan bahwa di lingkungan sekolah bisa saja terjadi bencana sewaktu-waktu. Apalagi letak sekolah hanya berjarak 15 km dari gunung Merapi. Bencana yang terjadi sebut saja gempa, bisa terjadi sewaktu-waktu, termasuk pada saat siswa-siswi bersekolah.

Lalu apa yang harus dipahami oleh para guru dan karyawan? Menurut Bpk Agus sebagai Penanggung Jawab lapangan, keselamatan murid adalah tanggung jawab guru di sekolah. Oleh karena itu nanti para guru harus memiliki daftar nama,alamat dan nama orangtua siswa. Selain itu jika terjadi gempa maka guru harus berperan aktif menyelamatkan siswa dengan cara menghitung jumlah murid dan segera melaporkan ke posko jika ada yang hilang/sakit/luka. Maka di sekolah perlu dibentuk sebuah kepengurusan penanganan bencana.

Setelah itu kegiatan berpindah ke dalam kelas. Situasi diusahakan berjalan normal seolah-olah murid tidak tahu ada bencana gempa. Saat sirine berbunyi satu kali maka guru dan murid harus segera menyelamatkan diri dulu dengan bersembunyi di bawah meja, berlindung ke sudut-sudut ruangan atau menutupi kepala dengan tas.

Saat sirine kedua berbunyi maka itu tanda evakuasi. Guru harus segera membawa murid keluar menjauh dari area gempa. Di lapangan yang menjadi titik kumpul sudah terdapat beberapa dokter kecil yang memang disiapkan untuk membantu para guru. Para dokter kecil ini menolong teman-teman yang sakit/luka.
Sementara guru menghitung jumlah murid dan melaporkan jika ada yang hilang.

Simulasi berjalan lancar dan suasana seolah-olah sedang terjadi bencana, sangat kacau dan ramai. Simulasi ini menjadi pembelajaran bagi guru dan siswa SD Marsudirini St Joseph untuk lebih waspada, lebih sadar dan lebih tanggap jika sewaktu-waktu terjadi bencana gempa.
Terimakasih kepada para petugas BPBD yang telah hadir di sekolah dan membantu kami mengadakan simulasi penanggulangan bencana gempa. Tangguh..tangguh…tangguh!!
Tinggalkan Komentar