Pangan adalah kebutuhan pokok makhluk hidup. Tanpa adanya pangan maka dapat dipastikan makhluk hidup akan mati. Begitu pentingnya pangan bagi kehidupan sehingga ada Hari Pangan Sedunia (HPS) yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan perhatian masyarakat internasional akan pentingnya penanganan masalah pangan baik ditingkat global, regional maupun nasional. Anak-anak SD Marsudirini St. Yoseph apakah tahu, kapan kita memperingati HPS? Yaaa…. setiap tanggal 16 Oktober kita memperingati HPS.
Sejarah HPS bermula ketika di Roma pada bulan Nobember 1976 dicetuskan resolusi no. 179 tentang World Food Day oleh konferensi FAO ke-20. Negara anggota FAO ada 147 dan Indonesia masuk didalamnya memutuskan bahwa setiap tanggal 16 Oktober diperingati HPS mulai tahun 1981. Penyelenggaraan Peringatan HPS merupakan konsekuensi keikut sertaan Indonesia sebagai anggota FAO. Departemen Pertanian merupakan departeman utama penyelenggara HPS. Tema HPS tahun 2021 adalah Pastikan Pangan yang Aman Hari Ini untuk Masa Depan yang Sehat. HPS pun bertujuan untuk menarik perhatian dan menginspirasi aksi untuk membantu mencegah, mendeteksi dan mengelola resiko-resiko yang berasal dari pangan, berkontribusi terhadap ketahanan pangan, kesehatan manusia, perekonomian yang makmur, pertanian, akses pasar, pariwisata dan pembangunan berkelanjutan.
Produksi makanan saat ini sudah cukup untuk memberi makan semua orang, namun sistem makanan yang kita konsumsi kadang belum seimbang. Distribusi makanan pun kadang masih terkendala oleh berbagai faktor sehingga di satu sisi terjadi kelaparan dan disisi yang lain terjadi kelimpahan pangan. Produksi makanan, konsumsi makanan dan sering membuang makanan dapat menghancurkan habitat alami yang mengakibatkan kepunahan keanekaragaman hayati, kehilangan dan pemborosan pangan serta kurangnya keamanan bagi pekerja rantai makanan.Konsumsi dan produksi pangan yang aman sangat berpengaruh secara langsung maupun jangka panjang bagi keberlangsungan pangan, makhluk hidup dan alam serta perekonomian.
Pada saat ini banyak negara mulai menerapkan rencana pemulihan akibat covid-19. Berbagai inovasi dapat dijadikan solusi guna meningkatkan sistem pangan sehingga lebih tahan terhadap guncangan termasuk perubahan iklim yang menjadi ancaman nyata. HPS juga menyerukan solidaritas global untuk saling membantu agar segera pulih dari krisis dan menciptakan sistem pangan yang tangguh dan kuat sehingga mampu memberikan makanan sehat yang terjangkau serta berkelanjutan untuk semua, juga mata pencaharian yang layak bagi pekerja sistem pangan.
Mari anak-anak SD Marsudirini St. Yoseph, dalam situasi pandemi saat ini kita jadikan Hari Pangan Sedunia untuk belajar ikut aktif dalam pelestarian bahan makanan dengan cara menanam bahan makanan seperti sayuran, umbi dan buah. Dan yang lebih asik lagi kita dapat makan makanan hasil kerja kita. Seru kan?











Tinggalkan Komentar